Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyebab Sering Bersin dan Cara Mengatasinya

Bersin adalah respons tubuh yang alami dan penting untuk membersihkan saluran udara atas dari partikel asing dan iritan. 

Namun, beberapa orang mungkin mengalami bersin yang lebih sering daripada yang lain. Ini bisa menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan sehari-hari dan dapat dipicu oleh berbagai penyebab. 

Menahan bersin secara tiba-tiba atau dengan kekuatan besar dapat memiliki risiko dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. 

Bersin adalah respons fisiologis tubuh untuk mengeluarkan iritan atau benda asing dari hidung dan tenggorokan. 

Menahan bersin dapat menutup saluran napas dan meningkatkan tekanan dalam tubuh, yang dapat berpotensi menimbulkan beberapa risiko, seperti:

  1. Cedera Telinga: Menahan bersin dengan mulut dan hidung tertutup dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam telinga tengah. Hal ini dapat merusak gendang telinga atau struktur lainnya, menyebabkan nyeri telinga atau bahkan infeksi telinga.

  2. Cedera pada Pembuluh Darah atau Jaringan Halus: Menahan bersin dengan kekuatan yang besar dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Ini dapat menyebabkan cedera pada pembuluh darah kecil atau jaringan halus dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskular.

  3. Cedera Otot dan Tenggorokan: Kekuatan besar yang digunakan untuk menahan bersin dapat menyebabkan cedera pada otot dan jaringan di sekitar leher dan tenggorokan.

  4. Peningkatan Risiko Hernia: Menahan bersin dengan gaya yang kuat dapat meningkatkan tekanan intra-abdominal, yang dapat meningkatkan risiko hernia atau mendorong organ-organ internal keluar dari tempatnya.

Meskipun demikian, pada umumnya, bersin adalah respons alami dan sehat tubuh untuk membersihkan saluran napas dari iritan atau benda asing. Jika Anda merasa bahwa Anda perlu menahan bersin, usahakan untuk melakukannya dengan lembut dan hindari menahan dengan kekuatan yang besar.

Bersin umumnya dipicu oleh iritasi di hidung atau saluran pernapasan atas. Beberapa makanan tertentu mungkin menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada beberapa orang, yang pada gilirannya dapat memicu bersin. Berikut adalah beberapa makanan yang dapat menjadi pemicu bersin pada beberapa individu:

  1. Cabai: Makanan pedas seperti cabai mengandung senyawa capsaicin yang dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan saluran pernapasan, memicu bersin.

  2. Bumbu dan Rempah: Bumbu dan rempah tertentu, seperti lada hitam, merica, dan kayu manis, dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada beberapa orang.

  3. Biji-bijian: Debu atau serbuk biji-bijian yang terdapat dalam makanan seperti sereal atau produk roti tertentu dapat menyebabkan bersin pada orang yang rentan terhadap alergi debu atau serbuk.

  4. Buah-buahan Tertentu: Beberapa orang mungkin mengalami bersin setelah mengonsumsi buah-buahan tertentu, terutama jika mereka memiliki alergi terhadap jenis buah tersebut. Contohnya termasuk apel, pir, dan peach.

  5. Sayuran Berserat Tinggi: Sayuran seperti wortel mentah atau selada dapat menyebabkan bersin pada beberapa orang karena kandungan seratnya atau jika ada alergi tertentu.

  6. Alkohol: Beberapa orang mungkin mengalami bersin setelah mengonsumsi alkohol. Ini bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap zat tertentu dalam minuman beralkohol.

  7. Produk Susu: Beberapa orang mungkin mengalami bersin atau gejala alergi setelah mengonsumsi produk susu. Ini bisa menjadi tanda intoleransi laktosa atau alergi susu.

  8. Makanan Pedas dan Aromatik: Selain cabai, makanan pedas dan aromatik lainnya seperti bawang putih dan bawang merah dapat menyebabkan reaksi iritasi pada hidung.

Perlu diingat bahwa reaksi terhadap makanan bervariasi antarindividu. Jika Anda memiliki gejala alergi yang signifikan atau reaksi yang tidak biasa terhadap makanan, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli alergi untuk penilaian lebih lanjut.



Penyebab Sering Bersin

  1. Alergi: Salah satu penyebab utama sering bersin adalah alergi. Alergen seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, dan spora jamur dapat memicu respons alergi yang melibatkan bersin berulang-ulang. Alergi ini dikenal sebagai rinitis alergi atau "pilek alergi."

  2. Iritan Lingkungan: Paparan terhadap iritan lingkungan seperti asap rokok, polusi udara, bau kuat, atau produk kimia tertentu dapat menyebabkan sering bersin. Lingkungan yang tidak sehat dapat merangsang saluran udara atas dan menyebabkan reaksi bersin.

  3. Infeksi Saluran Udara Atas: Infeksi virus seperti flu atau pilek juga dapat memicu bersin. Ketika tubuh berusaha mengusir virus, bersin dapat menjadi salah satu gejala yang muncul.

  4. Rinitis Non-Alergi: Selain rinitis alergi, ada juga rinitis non-alergi yang dapat menyebabkan bersin berulang. Ini mungkin disebabkan oleh faktor seperti perubahan suhu, kelembapan rendah, atau paparan debu dan polusi.

  5. Reaksi terhadap Makanan atau Minuman: Beberapa orang mengalami bersin setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Ini bisa menjadi tanda reaksi alergi makanan atau intoleransi tertentu seperti sindrom histamin.

Cara Mengatasi Sering Bersin

  1. Identifikasi Penyebabnya: Langkah pertama dalam mengatasi sering bersin adalah mengidentifikasi penyebabnya. Ini dapat dilakukan dengan berkonsultasi dengan dokter atau alergologis untuk tes alergi. Dengan mengetahui apa yang memicu bersin Anda, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk mengatasinya.

  2. Hindari Alergen atau Iritan: Jika alergi menjadi penyebab bersin, cobalah untuk menghindari paparan alergen tersebut. Gunakan alat pembersih udara di dalam rumah, kurangi kontak dengan hewan peliharaan jika Anda alergi terhadap bulu hewan, dan perhatikan kondisi udara dalam rumah Anda.

  3. Gunakan Obat Alergi atau Obat Alergi Nasal: Dokter dapat meresepkan antihistamin atau obat alergi nasal yang dapat membantu mengurangi bersin dan gejala alergi lainnya.

  4. Istirahat dan Hidrasi: Saat mengalami infeksi saluran udara atas, istirahat yang cukup dan hidrasi bisa membantu tubuh melawan infeksi dan mengurangi bersin.

  5. Hindari Makanan atau Minuman Pemicu: Jika bersin dipicu oleh makanan atau minuman, hindari konsumsi yang dapat memicu reaksi tersebut.

  6. Konsultasikan dengan Dokter: Jika sering bersin terus berlanjut atau tidak merespons pengobatan yang ada, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Mereka dapat mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan pengobatan yang lebih lanjut.

Sering bersin dapat mengganggu kualitas hidup sehari-hari. Namun, dengan identifikasi penyebab yang tepat dan perawatan yang sesuai, Anda dapat mengatasi masalah ini dan hidup lebih nyaman. 

Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan yang berkaitan dengan sering bersin untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.

Admin
Admin staff nurse dari tahun 2007- 2018 as to Almana General Hospital KSA ICU senior staff, Dermatology surgery di Riyadh KSA, , Sulaiman Al Habibb Hospital as to Senior staff Nurse