Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kesemutan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Kesemutan adalah sensasi mati rasa, geli, atau seperti jarum-jarum yang menembus kulit pada bagian tertentu tubuh. Meskipun kesemutan biasanya tidak serius, gejala ini bisa sangat mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan. 

Pada artikel ini akan membahas penyebab kesemutan, gejala yang umum muncul, dan beberapa cara mengatasi kesemutan untuk mengurangi gangguan selama masa kesembuhan.


Penyebab Kesemutan

Kesemutan terjadi ketika saraf yang membawa sinyal sensorik dari bagian tubuh ke otak mengalami gangguan atau iritasi. Beberapa penyebab umum kesemutan meliputi:

  1. Tekanan Pada Saraf: Tekanan yang diberikan pada saraf oleh posisi tubuh atau benda luar dapat menyebabkan kesemutan. Contohnya adalah kesemutan yang terjadi ketika seseorang duduk atau berdiri dalam waktu yang lama dengan posisi kaki tertekuk.

  2. Cedera Saraf: Cedera fisik pada saraf, seperti cedera punggung, cedera leher, atau cedera tangan dapat menyebabkan kesemutan pada bagian tubuh yang terhubung dengan saraf tersebut.

  3. Penyempitan Pembuluh Darah: Penyempitan pembuluh darah akibat aterosklerosis atau kondisi medis lainnya dapat mengurangi aliran darah ke saraf dan menyebabkan kesemutan.

  4. Gangguan Saraf Perifer: Beberapa gangguan saraf perifer seperti carpal tunnel syndrome, neuropati perifer, atau hernia cakram dapat menyebabkan kesemutan di tangan, kaki, atau area lainnya.

  5. Tekanan Pada Saraf Tertentu: Tekanan yang diberikan pada saraf tertentu karena tumor, kista, atau pembengkakan dapat menyebabkan kesemutan.

  6. Sindrom Piriformis: Sindrom piriformis terjadi ketika otot piriformis di panggul menyebabkan tekanan pada saraf ischialgia dan menyebabkan kesemutan di pinggul dan tungkai bawah.

  7. Kondisi Medis Lainnya: Beberapa kondisi medis seperti diabetes, multiple sclerosis, atau gangguan sirkulasi juga dapat menyebabkan kesemutan.

Gejala Kesemutan

Kesemutan biasanya ditandai dengan sensasi mati rasa, geli, atau seperti jarum-jarum yang menusuk. Sensasi ini dapat berkembang menjadi terbakar atau nyeri ringan. Gejala kesemutan dapat terjadi pada bagian tubuh mana pun, tetapi lebih sering terjadi di tangan, kaki, lengan, dan kaki. Sensasi kesemutan mungkin berlangsung hanya beberapa menit atau bahkan beberapa jam, tergantung pada penyebabnya.

Cara Mengatasi Kesemutan

Untuk mengatasi kesemutan, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  1. Ubah Posisi Tubuh: Jika kesemutan terjadi karena posisi tubuh tertentu, cobalah untuk mengubah posisi agar tekanan pada saraf berkurang.

  2. Gerakan dan Peregangan: Jika kesemutan disebabkan oleh duduk atau berdiri dalam waktu yang lama, cobalah untuk bergerak dan melakukan peregangan untuk meningkatkan sirkulasi darah.

  3. Gunakan Kompres Hangat: Jika kesemutan terjadi akibat otot tegang, gunakan kompres hangat untuk meredakan otot dan meningkatkan sirkulasi.

  4. Hindari Tekanan Berlebihan: Hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat atau mengenakan gelang atau perhiasan yang terlalu ketat di area yang terkena kesemutan.

  5. Pijat: Pijat ringan pada area yang mengalami kesemutan dapat membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan sirkulasi darah.

  6. Hindari Paparan Suhu Ekstrem: Hindari paparan suhu ekstrem, baik itu cuaca yang sangat dingin atau sangat panas.

  7. Kurangi Konsumsi Kafein dan Nikotin: Kafein dan nikotin dapat menyebabkan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah) yang dapat memperburuk kesemutan.

  8. Jaga Berat Badan Sehat: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko gangguan saraf yang menyebabkan kesemutan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Meskipun kesemutan umumnya tidak berbahaya, ada beberapa kasus di mana perlu berkonsultasi dengan dokter:

  1. Jika kesemutan terjadi secara terus-menerus atau berlangsung dalam waktu yang lama.
  2. Jika kesemutan disertai dengan kelemahan otot atau kesulitan berbicara.
  3. Jika kesemutan terjadi setelah cedera atau kecelakaan.
  4. Jika kesemutan terjadi secara tiba-tiba dan melibatkan setengah tubuh atau satu sisi tubuh.

Kesemutan adalah sensasi mati rasa, geli, atau seperti jarum-jarum yang menembus kulit pada bagian tubuh tertentu. Penyebab kesemutan bervariasi, mulai dari tekanan pada saraf, gangguan saraf perifer, hingga kondisi medis tertentu. 

Cara mengatasi kesemutan meliputi mengubah posisi tubuh, gerakan dan peregangan, menggunakan kompres hangat, dan menghindari tekanan berlebihan. Jika kesemutan terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Admin
Admin staff nurse dari tahun 2007- 2018 as to Almana General Hospital KSA ICU senior staff, Dermatology surgery di Riyadh KSA, , Sulaiman Al Habibb Hospital as to Senior staff Nurse