Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Makanan yang Bisa Membakar Kalori Tubuh

Terlalu banyak asupan kalori dalam tubuh akan memicu kelebihan berat badan. Beberapa orang mengatasinya dengan melakukan program diet. Anda bisa membaca artikel tentang makanan untuk diet. Olahraga rutin paling tidak dua kali seminggu juga dapat membantu anda membakar kalori dalam tubuh dan membuat tubuh langsing.

Kalori tubuh merujuk pada energi yang diperoleh atau digunakan oleh tubuh manusia untuk menjalankan fungsi-fungsi fisiologisnya. Kalori adalah unit pengukuran energi, dan dalam konteks nutrisi, kalori biasanya digunakan untuk mengukur nilai energi yang terkandung dalam makanan atau minuman.

Tubuh manusia memerlukan energi untuk menjalankan berbagai proses, termasuk pernapasan, detak jantung, pemeliharaan suhu tubuh, dan aktivitas fisik. Energi yang diperoleh dari makanan dan minuman diukur dalam bentuk kalori. Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalori, tubuh akan menggunakan energi ini untuk mendukung kehidupan sehari-hari.

Jumlah kalori yang diperlukan oleh setiap individu dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan metabolisme basal (jumlah energi yang diperlukan untuk menjaga fungsi dasar tubuh saat beristirahat). Jumlah kalori yang dikonsumsi yang melebihi kebutuhan tubuh dapat menyebabkan peningkatan berat badan, sedangkan konsumsi kalori yang kurang dari kebutuhan tubuh dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Kelebihan kalori dapat memiliki berbagai efek negatif bagi kesehatan, terutama jika terjadi secara berkelanjutan dan mengakibatkan peningkatan berat badan yang signifikan. Beberapa efek kelebihan kalori yang dapat mempengaruhi kesehatan antara lain:

Efek Kelebihan Kalori Bagi Kesehatan

  1. Obesitas: Kelebihan kalori yang berlanjut dapat menyebabkan peningkatan berat badan, dan jika berlanjut, dapat mengakibatkan obesitas. Obesitas sendiri terkait dengan risiko tinggi terhadap sejumlah penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan penyakit hati.

  2. Resistensi Insulin: Kelebihan kalori dapat berkontribusi pada resistensi insulin, yang merupakan kondisi di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Resistensi insulin terkait erat dengan perkembangan diabetes tipe 2.

  3. Penyakit Kardiovaskular: Obesitas dan kelebihan kalori dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, stroke, dan tekanan darah tinggi.

  4. Gangguan Metabolik: Kelebihan kalori dapat mengganggu keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh. Ini dapat memengaruhi fungsi organ-organ penting dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

  5. Masalah Kesehatan Mental: Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang. Stigma sosial terkait berat badan dan penampilan fisik dapat menyebabkan masalah kesejahteraan mental seperti depresi dan kecemasan.

  6. Masalah Kesehatan Terkait Gastrointestinal: Kelebihan kalori, terutama yang berasal dari makanan yang tinggi lemak dan rendah serat, dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit.

Penting untuk mencapai keseimbangan antara asupan kalori dan penggunaan kalori melalui aktivitas fisik agar tubuh tetap sehat. 

Gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang seimbang dan olahraga teratur, dapat membantu mencegah efek negatif dari kelebihan kalori. 

Dalam konteks kebugaran dan kesehatan, penting untuk mencapai keseimbangan antara asupan kalori dan penggunaan kalori melalui aktivitas fisik agar tubuh tetap sehat dan berfungsi dengan baik.



Namun, selain berolahraga anda juga perlu mengkonsumsi beberapa jenis makanan untuk membantu membakar kalori. Dan berikut ini kami sajikan daftar makanan yang bisa membantu Anda dalam membakar kalori di dalam tubuh.

Contoh Makanan untuk Membakar Kalori Tubuh


1. Gandum

Makanan yang kaya akan kandungan serat ini sangat baik untuk tubuh. Tubuh kita membakar kalori dua kali lebih banyak ketika kita makan makanan kaya serat, seperti gandum dan beras merah. Jadi, jika ingin tubuh kita mendapatkan manfaat kesehatan, pilihlah makanan kaya serat daripada makanan olahan.

2. Daging tanpa lemak

Jika Anda suka makan daging, pertimbangkanlah untuk memilih daging yang tidak berlemak. Daging merupakan sumber protein, dan protein memiliki efek termogenik yang cukup tinggi. Jika kita mencerna daging, sekitar 30% kalori dari dalam tubuh akan terhapus. Contohnya, daging dada ayam dengan 300 kalori memerlukan 90 kalori untuk memecahnya.

3. Susu rendah lemak

Produk susu dikenal orang bisa menaikkan berat badan. Sementara, di sisi lain produk ini kaya kalsium dan vitamin D. Vitamin D memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Selain berfungsi membangun massa otot juga menjaga metabolisme tubuh. Cara yang terbaik yaitu memiliki produk susu rendah lemak.

4. Teh hijau

Teh hijau sangat terkenal karena manfaatnya bagi kesehatan manusia. Minum empat cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan hingga tiga kilogram selama delapan minggu. Menurut The American Journal of Clinical Nutrition, senyawa dalam teh membuat kerja metabolisme menjadi lebih cepat.

5. Kacang Lentil

Satu cangkir kacang mini ini dapat memenuhi 35% kebutuhan zat besi tubuh. Menurut sebuah penelitian, lebih dari 20% manusia berpengalaman kekurangan zat besi. Ketika tubuh kekurangan nutrisi tertentu, dapat menyebabkan metabolisme tubuh melambat dan tidak dapat bekerja efisien.

6. Cabe pedas

Senyawa capsaicin membuat cabe berasa pedas dan bisa membuat kalori dalam tubuh meleleh. Kita bisa memakannya secara mentah, kering, atau dalam bentuk bubuk. Namun, lebih baik tambahkan ke dalam masakan sup atau makanan lain untuk lebih merasakan efeknya.

Nah, jadi jika Anda berniat menurunkan berat badan dengan membakar kalori berlebih dalam tubuh, anda bisa mencoba untuk mengkonsumsi beberapa jenis makanan di atas.